Penculikan Siswi Saat Program Belajar

Saat ini disekolah saya sedang beredar berita tentang penculikan siswi saat program belajar atas teman kami bernama Mahrita. Peristiwa ini terjadi ketika sedang berlangsung program untuk membuat sistem belajar aktif. Dengan cara belajar diruangan dan berkeliling disekitar sekolah, tanpa sadar kalau Mahrita tidak kembalin kekelas hingga jam pelajaran berakhir.

Pertikaian Penculikan Siswi Saat Program Belajar Antara Orangtua & Guru

Ketika Mahrita sudah hilang sejak siang, pihak sekolah tidak langsung menghubungi orangtuanya. Karena mereka berpikir kalau anak ini hanya melarikan diri / bolos dalam mata pelajaran IPA saat itu. Padahal Mahrita tidak pernah sekali pun melakukan tindakan seperti itu, hingga jam pulang telah tiba kami memeberitahu kepada kepala sekolah kalau dia masih saja belum kembali.

Baru mulai berpikir akhirnya pihak sekolahan mulai menghubungi kediaman rumah Mahrita. Dan menanyakan apakan dia telah pulang lebih awal kerumah. Merasa panik akhirnya ibunya datang sambil membawa paman nya untuk mencari disekitar sekolah. Kami satu kelas dan para guru serentak menjadi sangat panik. Kejadian ini tepat berlangsung pada jam mata pelajaran IPA oleh guru berama Bp.####.

Penculikan Siswi Saat Program Belajar

Hingga sore hari Mahrita masih saja tidak ditemukan, ibu nya memanggil suaminya untuk datang. Dan setelah itu terjadi pertikaian antara orangtua Mahrita dan Guru tersebut, ayah nya sangat menyalahkan sistem belajar aktif yang salah harus pergi keluar dari lingkungan sekolah tanpa adanya pantuan ketat dari para guru. Seharusnya kalau memang mau menciptakan suasana belajar aktif dan efisien dengan tema outdoor harus diawasi lebih dari 1 guru.

Sudah 2 hari berlangsung sosok Mahrita masih tidak ditemukan, duka besar bagi keluarga dan orangtua nya. Pihak sekolah juga sangat menyesalkan program belajar aktif tersebut, sekarang pihak guru harus bertanggung jawab atas hilangnya siswi tersebut. Sambil bekerja sama dengan pihak kepolisian, tidak banyak keterangan yg dapat diberikan kepada badan hukum.

Sekarang memang sudah banyak kasus serupa seperti yang kami sampaikan pada artikel kali ini. Namun mungkin saja kasus nya ditutup karena berhubungan secara langsung dengan pihak pendidikan dan pemerintahan tanah air.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *